Game Yang Awalnya Direncanakan Sebagai Sekuel

Game Yang Awalnya Direncanakan Sebagai Sekuel

Game Yang Awalnya Direncanakan Sebagai Sekuel

Game Yang Awalnya Direncanakan Sebagai Sekuel – Game populer yang akan kami bahas ini lahir dikarenakan hal yang tidak terduga. Game Yang Awalnya Direncanakan Sebagai Sekuel, pasti kalian tidak tahu tentang ini.

Anda tahu tidak, mengapa sekuel dari permainan banyak yang gagal? Salah satunya adalah karena tidak ada nya kesinambungan antara dengan game aslinya.

Proses pemgembangan dari permainan ini adalah sangat sulit dan memakan waktu. Tidak sering permainan atau genre narasi berubah di tengah-tengah pembangan.

Dalam proses ini, kadang-kadang, developer berubah pikiran untuk melepaskan hasil dari sebuah permainan yang cukup baru.

Game Yang Direncanakan Hanya Sebagai Sekuel Saja

Pada artikel ini, kami akan mengulas tentang game terbaik di dunia yang awalnya direncanakan sebagai sekuel untuk game lainnya saja.

Tidak ada yang namanya nangung-nanggung, berikut permainan bahkan lebih populer daripada permainan asli dan bahkan menghasilkan franchise sendiri.

Penasaran dengan game yang kami maksdu? Maka dari itu kalian haruas simak artikel berikut ini hingga selesai yah.

1. Assassins Creed

Assassins Creed - Game Yang Awalnya Direncanakan Sebagai Sekuel

Assassin Creed adalah salah satu franchise game acion stealth yang populer saat ini. Franchise ini juga telah melahirkan puluhan judul game, bahkan dalam sebuah film layar lebar.

Game ini awalnya dirancang sebagai sekuel dari game Prince of Persia: The Forgotten Sands. Namun dikarenakan elemen dari Prince semakin menghilang, maka developer akhirnya membuat game ini sebagai game yang baru.

2. Devil May Cry

Devil May Cry - Game Yang Awalnya Direncanakan Sebagai Sekuel

Jika permainan ini pasti akan benar-benar menarik. Ternyata Devil May Cry yang notabene yang bergenre hack and slash ini awalnya merupakan sekuel dari Resident Evil.

Hideki Kamiya merupakan seorang direktur dari game awal franchise Devil May Cry. Sebelum menjabat sebagai direktur dia semapt menjadi sutradara dari game Resident Evil 2.

Awalnya, Devil May Cry adalah Resident Evil dirancang dengan lebih “elegan”. Namun, di tengah jalan game ini benar-benar mengubah genre dan akhirnya melahirkan Devil May Cry.

3. Sleeping Dogs

Sleeping Dogs - Game Yang Awalnya Direncanakan Sebagai Sekuel

Sleeping Dogs adalah sebuah permainan sandbox Open world yang memiliki alur tentang kejahatan di kota Hong Kong. Kurang lebih seperti GTA.

Sebelum rilis dengan judul Sleeping Dogs, Activision sebagai penerbit game ini hampir keluar dengan judul True Crime: Hong Kong, yang merupakan kelanjutan dari franchise True Crime.

Sayangnya, game ini dibatalkan untuk tidak menanggapi Activision kualitas yang diinginkan. Untungnya, Square Enix membeli hak untuk permainan dan membesut di Sleeping Dogs.

4. Fallout

Fallout

Sebelum Interplay Entertainment berkembang dengan game Fallout , perusahaan ini lebih dulu mengembangkan game yang bergenre RPG yang pertama dengan tema Wasteland.

Sayangnya, karena keserakahan dari EA akhirnya sekuel Wasteland yang harusnya berjudul Fountain of Dreams gagal total. Lebih sayangnya, EA mengambil alih permainan, dan hak-hak atas nama Wasteland.

Brian Fargo, sutradara Wasteland akhirnya tidak menyia-nyiakan sekuel resmi untuk judul Fallout. Tidak ada taunya Fallout jauh lebih sukses.

5. Bioshock

Bioshock

Bioshock adalah penerus dari game spiritual dari game System Shock 2. Alasan untuk game kedua elemen desain dan bahkan tim produksi yang sama.

Yang keren lagi, kedua game itu kini telah menjadi salah satu permainan dengan penggemar paling setia. Tentu, karena Bioshock pada awalnya ditujukan untuk menjadi System Shock 3.

Ken Levine, yang mengsutradai game ini mengajukan proposal tentang bagaimana System Shock 3 yang akan melanjutkan permainan tersebut ke EA. Namun, EA menolak.

Ketika Levine dan desainer lainnya dari Irrational Games bekerja pada permainan lain, ia ingat dengan Sistem Syok dan BioShock lahir.

6. The Legend of Zelda: Twilight Princess

The Legend of Zelda : Twilight Princess

The Legend of Zelda: Wind Waker adalah permainan yang cukup berhasil dalam franchise Zelda. Nintendo juga merencakan  untuk segera merilis Wind Waker 2.

Sayangnya, game ini gagal menembus pasar Amerika Utara karena desain permainan yang mirip dengan permainan anak-anak. Akhirnya, sekuel ini harus dibatalkan.

Alasan lain adalah gaya seni Wind Waker, yang menyulitkan desainer saat membuat link di atas kuda. Sementara itu, pertandingan Wind Waker 2 akan memiliki adegan banyak berkuda.

Fans juga panggilan untuk pertandingan berikutnya memiliki desain seperti Ocarina of Time. Kombinasi dari masalah ini sering berakhir dengan melahirkan Legend of Zelda: Twilight Princess.

Demikian artikel dari kami tentang game populer yang awalnya hanya direncakan sebagai sekuel. Pasti kalian tidak menduganya kan?

Baca Juga Informasi Menarik Lain nya Berikut Ini :

Author: jordan smith

Jordan memulai hasratnya untuk menulis sebagai penggemar olahraga. Anda akan melihatnya meliput beberapa liga bola basket selalu mencari cerita yang bagus untuk diceritakan. Dari waktu ke waktu, ia juga membenamkan diri dalam penulisan untuk olahraga lain seperti MMA dan Sepak Bola.